Analisis Usahatani Perikanan Nelayan Patorani

Latar Belakang Pembangunan Sektor Perikanan di Indonesia tidak terlepas dari definisi Perikanan itu sendiri. Perikanan adalah semua kegiatan yang berhubungan dengan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya ikan dan lingkungannya. Mulai dari pra produksi, produksi, pengolahan sampai dengan pemasaran. Semua kegiatan dilaksanakan dalam suatu sistem bisnis perikanan. Pengertian ini termaktub dalam Undang-undang Nomor 31 Tahun 2004 Tentang Perikanan.

Potensi besar perikanan budidaya dapat dilakukan pada (1) budidaya laut terdiri dari budidaya ikan, moluska dan rumput laut; (2) budidaya air payau; (3) air tawar yang terdiri dari perairan umum (danau, waduk, sungai dan rawa), kolam air tawar dan mina padi sawah (KKP, 2010). Perikanan memberikan kontribusi terhadap PDB berdasarkan harga berlaku selama periode 2004-2008 berkisar 2,15% – 2,77% (Kementerian Kelautan dan Perikanan, 2008).

Menurut Kurniawan (2010) pembangunan di sektor kelautan dan perikanan, tidak boleh dipandang sebagai hanya sebagai cara untuk menghilangkan kemiskinan dan pengangguran. Karena sektor kelautan dan perikanan merupakan basis perekonomian nasional. Maka sudah sewajarnya jika sektor perikanan dan kelautan ini dikembangkan menjadi sektor unggulan dalam kancah perdagangan internasional. Dengan demikian, dukungan sektor industri terhadap pembangunan di sektor perikanan dan kelautan menjadi suatu hal yang bersifat keharusan. Karena itu, pembangunan perikanan dan kelautan dan industri bukanlah alternatif yang dipilih. Namun adalah komplementer dan saling mendukung baik bagi input maupun output. Hal ini menjadi latar belakang pembangunan sektor perikanan di Indonesia.

Ilmu usahatani dapat diartikan sebagai kegiatan pertanian rakyat yang terhimpun dari berbagai sumber daya alam (Dr. Mosher). Pengertian usahatani adalah pengelolaan sumber tenaga kerja, sumber daya alam, permodalan dan kemampuan lainnya untuk menghasilkan suatu produk pertanian secara efektif dan efisien (Kadarsan).

Memperhatikan beberapa ahli yang menyebtkan beberapa pengertian tentang usahatani, dapat dikatakan bahwa usaha tani adalah segala bentuk pengorganisasian dan pengelolaan aset serta tata cara yang dilakukan dalam bidang pertanian dengan tujuan untk meningkatkan kesejahteraan dan memperbaiki taraf hidup para petani.